Oleh Priyo Dwi Rianto
Bulan Mei adalah bulan dimana SME & SR PP seluruh region sangat sibuk
karena bulan itu di seluruh Indonesia sebanyak 32 Kawasan Ekonomi Masyarakat
atau KEM diresmikan programnya, untuk Area Sumbagut yang diresmikan sebanyak 4
(empat) KEM antara lain di Desa Sintuk Sitoga Sumatera Barat, di Desa Batu
bersurat XII Koto Kampar Riau , di
Bantalan Sungai Perak Tembilahan Inderagiri Hilir dan di desa Partungko Naginjang
kecamatan Harian Kabupaten Samosir Sumtera Utara
Peresmian KEM desa Bantalan
Desa Bantalan kecamatan
Tembilahan Kabupaten Inderagiri Hilir ,merupakan KEM yang paling dekat dengan
TBBM yaitu TBBM Tembilahan dibandingkan dengan 32 KEM lainnya di seluruh Indonesia, sehingga pekerja TBBM Tembilahan
bisa menengok kegiatan KEM sewaktu waktu, selain dekat dengan TBBM Tembilahan, KEM ini juga tidak jauh dari progam MP3D
sebelumnya yang sangat berhasil mengangkat kesejahteraan masyarakat desa sungai
perak dari tanpa penghasilan menjadi produsen pisang sebanyak 60 ton sebulan
semuanya dikapalkan ke Batam juga menghasilkan buah pinang yang rutin
dikapalkan keluar pulau.
Dibanding dengan seluruh KEM yang
ada di area Sumatera Bagian Utara KEM Desa Bantalan inilah yang sudah selangkah
lebih maju karena saat kami survey pertama akhir maret di KEM ini sudah “panen”
hasil pertaniannya seperti buah okra, yang kita ketahui selain buat sayuran
berbagai macam dan sangat diminta oleh hotel hotel juga okra juga sangat bermanfaat sebagai obat
karena menurut para herbalis okra ini sebagai obat diabetes sebagai penurun
kadar gula juga sebagai penangkal kanker
bisa juga penyembuh bisul dan pelentur sendi
KEM Pertamina Flip Bantalan diresmikan oleh Area Manager SME&SR PP
Sumbagut bapak Priyo Dwi Rianto menyatakan bahwa PT Pertamina (Persero) bekerja
sama dengan Flipmas Batobo tak pernah lelah dalam membangun masyarakat demi
meningkatkan perekonomian yang hilirnya adalah kesejahteraan rakyat indonesia
dan PT Pertamina juga mempunyai kewajiban dalam tanggung jawab sosial dan
lingkungan
Dalam peremian KEM Desa Bantalan Bupati Inderagiri Hilir mengatakan bahwa
beliau sangat bahagia sekali dengan adanya KEM Pertamina Flip , bagaimana tidak
daerah Bantalan awalnya adalah daerah yang tidak bisa diolah tanahnya oleh
masyarakat karena selain gambutnya yang sangat tebal sekitar 10 meter juga
selalu digenangi air, tetapi dengan campur tangan PT Pertamina di daerah
tersebut akhirnya daerah tersebut dapat disulap menjadi daerah yang subur dan
bisa menghasilkan dengan demikian pendapatan masyarakat jauh lebih meningkat
dari sebelumnya
Dalam peresmian ini Bupati Inhil juga melakukan panen ikan lele, panen
cabai dan panen pisang
KEM di Desa Batubersurat
Desa Batubersurat yang terletak di kecamatan XIII Koto
Kampar Kabupaten Kampar Propinsi Riau adalah salah satu desa yang masih banyak
perlu bantuan walaupun propinsi riau merupakan propinsi yang kaya tetapi desa
batu bersurat ibaratnya adalah ayam mati
di lumbung padi
KEM Batubersurat dilaksanakan
berkat kerjasama antara PT Pertamina (Persero) yang diwakili oleh SME&SR PP dengan Flipmas Indonesia yang
dikreasikan oleh Flipmas Batobo , Lokasi KEM desa Batubersurat tidak jauh dari
ibukota propinsi Riau yaitu Pekanbaru
yang dapat ditempuh hanya 2-3 jam saja menggunakan kendaraan roda 4 dari kota Pekanbaru Riau,
KEM Pertamina Flip Batubersurat
lokasinya juga tidak jauh dari obyek wisata candi Muara Takus dimana candi
tersebut dibuat dari batu bata berbeda dengan candi di daerah jawa yang
berbahan baku batu gunung
KEM ini dilaksanakan oleh
kelompok masyarakat yang terdiri dari 40 KK, dalam pekerjaannya setiap hari
dijadwal kan bergantian sedangkan kalau hari sabtu minggu semua kelompok turun
tangan semua, Saat peresmian KEM
juga dilakukan tinjauan lapangan yang disitu ditunjukkan hasil pertaniam
cabainya yang menghampar di kebun juga ditunjukkan sapi sapi yang dipelihara di
kawasan, ternak tersebut sangat terawat
karena pakan sudah siap ada di sekitarnya dengan cukup karena bentangan areal
rumput gajahnya sudah sangat luas
KEM Pertamina Flip Batubersurat di
resmikan oleh Area Manager SME & SR PP Sumbagut bapak Priyo Dwi Rianto
mengatakan bahwa dengan adanya KEM diharapkan IPM dari anggota KEM ini jauh
lebih meningkat karena dengan adanya tambahan pendapatan sehingga tingkat
pendidikan dan kesehatan lebih terjamin
Sambutan Camat XIII Koto yang mewakili bupati Kampar yang berhalangan hadir
mengatakan bahwa Kabupaten Kampar akan dijadikan daerah penghasil ternak potong
sehingga ternak yang ada di KEM dapat menjadi salah satu sumber produsen selain
dari daerah lain di kabupaten Kampar
KEM di Desa Partungko Naginjang
Partungko Naginjang kalau
mendengar kata itu pasti sudah terbayang suatu daerah di tanah Batak, memang
nama nama desa di tanah batak sangat khas namanya, seperti Partungko Naginjang
tadi, perjalanan dari ibukota propinsi sumatera utara yaitu medan menuju desa
partungko naginjang dapat ditempuh selama 6 – 7 jam perjalanan melalui kota
wisata brastagi.
Partungko Naginjang yang terletak
di kecamatan Harian dan kabupaten Samosir terletak di ketinggian 1800 meter
dari permukaan laut sehingga dapat ditebak suhu di desa tersebut sangat sejuk
dengan rata rata 22 derajat celsius di siang hari tidak tahu kalau dimalam hari
pasti lebih rendah lagi, kebanyakan orang berpikir bahwa di daerah ketinggian
tanahnya sangat subur dan cocok kalau buat pertanian atau perkebunan tetapi di
desa Partungko Naginjang sangat kebalikan tanahnya sangat kurus karena memiliki
jenis tanah kapur tanah atau Mediteran, tanah ini tidak bisa di
manfaatkan secara maksimal kalau tanpa campur tangan teknologi, kalaupun
ditambah pupuk kimia tidak akan lama tanah tersebut menjadi tanah mati
Seperti ketentuan pada pembentuan
KEM atau Kawasan ekonomi Masyarakat yang di gariskan oleh SME& SR
Partnership Program yaitu memerlukan tanah seluas 5 HA, menggunakan tanah
terlantar atau tanah marjinal yang tidak
digarap oleh masyarakat, dan di desa partungko naginjang adalah cocok
dan sesuai dengan ketentuan dari Flipmas Indonesia dan SME&SR PP selain
aturan di daerah tersebut ada 80 KK miskin dan 40 KK nya mau bergabung dalam
kelompok KEM Pertamina Flip
Ketika program baru digulirkan banyak dari warge desa setempat dan dari
desa tetangga yang menyangsikan bahwa di daerah tersebut tanahnya bisa diolah,
betapa tidak tanah di derah tersebut sudah mati dan beracun karena penggunaan
pestisida dan pupuk kimia, jadi hanya dengan sentuhan teknologi tepat guna yang
bisa membalikkan anggapan masyarakat luar yang mengatakan di daerah tersebut
tidak bisa diolah tetapi malah bisa menjadi tanah subur
Pagi itu tanggal 27 mei 2015 saat menunjukkan jam 10.00 wib udara masih
sejuk sekitar 22 derajat celsius tetapi para anggota KEM sudah memenuhi kursi
di acara peresmian KEM Pertamina Flip Partungkonaginjang, mereka patut bahagia
awalnya mereka pesimis atas rencana program dan juga dari warga desa tetangga
juga menyangsikan apakah bisa berhasil, hari itu mereka pantas berpesta,
Kawasan Ekonomi Masyarakat Pertamina Flip Partungko Naginjang di resmikan oleh
Area Manager SME & SR PP Sumbagut Bapak Priyo Dwi Rianto yang mengatakan
bahwa Program KEM adalah memberi bukti bukan janji, suatu kawasan yang
sebelumnya sangat marginal dan sekarang bisa tumbuh subur tanaman yang ada dan
ini masih tahap I , semoga tahap berikutnya berupa ternak segera dapat
dilaksanakan
Sedangkan Bupati Samosir yang saat itu sedang berada di Wonogiri dan
diwakili oleh Assisten I Bapal M Sinaga mengucapkan terima kasih karena tanah
yang sebelumnya mati dan beracun bisa diobati oleh Flipmas Martabe dan beliau
juga berterima kasih kepada PT Pertamina (Persero) bahwa kabupaten Samosir pada
umumnya dan Desa Partungko Naginjang pada khususnya menjadi satu satunya yang
mendapat program KEM yang ada di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, dan berharap
bantuan Pertamina tidak berhenti di desa Partungko Nagnjang tetapi kedesa lain
karena kapupaten Samosir masih perlu mendapat bantuan karena tidak semua
pembangnan didanai oleh APBN atau APBD tetapi juga bantuan dari perusahaan
Selain sambutan dari Bupati yang diwakili oleh Asisten I kabupaten Samosir
juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Samosir Bp TB Saribu, beliau
mengatakan bahwa ada KEM Pertamina Flip di Partungko Naginjang sangat cocok
karena daerah Tele akan dijadikan kawasan Agropolitan untuk wilayah sumatera
utara dan di kecamatan Harian bisa dikembangkan program KEM KEM yang lain
jangan hanya di desa ini. Tetapi beliau mengatakan akan mengajak perusahaan
besar lain agar mengkuti jejak Pertamina untuk membuat program yang sama

Tidak ada komentar:
Posting Komentar